Artikel

Sikap Jokowi Dinanti di Tanah Papua

Jakarta, (Ngompol) – Sikap Presiden Jokowi dinilai santai soal kerusuhan di Papua. Tindakannya pun sangat dinanti oleh sejumlah kalangan guna meredam gesekan yang terjadi di tanah Papua.

Terkait kerusuhan itu, kurang agresifnya Jokowi membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah geregetan. Fahri Hamzah merasa, Jokowi tak banyak bertindak setelah runtutan demo mahasiswa Papua digelar di berbagai tempat. Melalui Twitter, ia mendesak Jokowi supaya menyampaikan tanggapan untuk menangani masalah tersebut.

“Bapak presiden, Bicaralah… Sampaikan sebuah rencana… Bertindaklah… Lakukan sesuatu yang menenangkan jiwa Papua…” tulis @Fahrihamzah, Kamis (29/8).

Tak hanya itu, amarah Fahri Hamzah juga ikut tertuang dalam cuitannya. Ia menyebut kuping Jokowi tersumbat, sehingga tak mendengar kabar tentang Papua. “Papua bergolak Pak… Apakah Bapak belum mendengarnya? Berarti benar… Di sekitar Bapak ada tembok raksasa… Kuping Bapak seperti disumbat tisu basah…” lanjutnya.

Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang langsung ke Papua untuk meredam kerusuhan terus berdatangan. Seperti yang disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade yang bahkan menantang Jokowi agar datang ke Bumi Cendrawasih.

“Pak @jokowi. Kami rakyat Indonesia sudah menyaksikan Bendera Bintang Kejora di kibarkan di depan Istana dan juga depan Mabes AD,” cuitnya dari akun Twitter pribadinya, Kamis (29/8) malam.

“Bahkan kita juga menyaksikan tuntutan permintaan Referendum,” lanjutnya. Karena itu, ia mendesak Presiden agar fokus menuntaskan kerusuhan Papua ketimbang pemindahan ibu kota negara.

Sementara itu, Presiden Jokowi berharap warga Jayapura tetap tenang dan tidak merusak fasilitas umum yang ada di sana. “Jadi saya terus mengikuti dan juga saya sudah mendapatkan laporan situasi terkini di Papua, pada khususnya di Jayapura, dan saya minta masyarakat juga tenang,” ujar Jokowi di Purworejo, Kamis (29/8).

Jokowi meminta masyarakat di Papua tidak merusak fasilitas yang ada di sana. Fasilitas-fasilitas itu disebut Jokowi dibangun bersama. Selain itu, Jokowi meminta Menko Polhukam Wiranto berkoordinasi dengan aparat untuk menindak tegas pelaku anarkistis di Jayapura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top