Artikel

Peluang Menteri Muda di Kabinet Jilid II

Jakarta, (Ngompol) – Siapa saja sosok menteri pendamping Jokowi lima tahun mendatang, masih misterius hingga saat ini.

Sejumlah nama mencuat, baik dari kalangan parpol maupun kalangan profesional. Namun, itu masih sebatas rumor dan tidak terjamin kevalidannya.

Pada pemerintahan ke-2 yang akan dipimpin Jokowi-Ma’ruf Amin 2019-2024 di kabinet dirumorkan akan memilih para millenial atau menteri-menteri muda. Namun bagaimana peluangnya?

Dengan rumor yang menyebutkan Mentri Muda akan benar-benar ada, muncul berbagai komentar mendukung maupun tidak mendukung hal tersebut dengan berbagai pertimbangan tertentu. Kebanyakan yang tidak setuju dengan Menteri Muda yang akan membantu Presiden nantinya adalah kurangnya pengalaman yang dimiliki oleh para calon nantinya, sehingga bukan memudahkan dan membantu pekerjaan Presiden tetapi akan memberikan dampak buruk bagi Pemerintahan di Indonesia.

Seperti apa yang diungkapkan Ketua Umum PDIP Megawati, yang menganggap anak muda belum punya pengalaman politik sebaiknya tidak jabat menteri. Persoalan yang sama juga datang dari partai Nasdem, Surya Paloh lebih mengutamakan pengalaman juga karakter calon menteri.

Jika melihat pandangan kedua tokoh itu, peluang anak muda ataupun kalangan profesional yang memiliki integritas tetap memiliki peluang. Jika melihat saat ini banyak anak muda terjun ke politik dan juga berbagai kalangan profesional yang memiliki perhatian terhadap perpolitikan tanah air.

Wacana Presiden Jokowi yang ingin meletakkan menteri muda atau menteri milenial di dalam kabinetnya, tentu ini bukan hal yang biasa. Bahkan, mungkin pertama dilakukan di Indonesia.

Jajaran menteri saat ini saja (Kabinet Kerja), usianya rata-rata 54 tahun. Puan Maharani dan Imam Nahrawi merupakan dua menteri dengan usia termuda saat mereka ditunjuk jadi menteri, dengan usia 41 tahun. Adapun menteri yang berusia paling tua saat dilantik adalah Wiranto, 69 tahun.

Muda-mudi yang ditunjuk menjadi menteri harus benar-benar membawa citra pembaruan serta memiliki kompetensi mumpuni. sejumlah partai politik mengusulkan jago yang mereka anggap cocok mengisi kursi menteri dari kalangan milenial. Ada pula sosok muda yang terus diisukan masuk kabinet. Namun semua keputusan masih ada ditangan Jokowi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top