Artikel

PDIP dan PKB Belum Ada Estafet Kepemimpinan

Jakarta, (Ngompol) – Dua partai lama sudah menjalankan suksesi kepemimpinan untuk menentukan pemimpin partai lima tahun mendatang. PDI Perjuangan dan PKB sama-sama menjatuhkan pilihan kepada ketum yang sama.

Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi dibuka di Hotel Westin Hotel, Nusa Dua, Bali pada, Selasa (20/8). Cak Imin kembali terpilih lagi setelah mendapatkan dukungan dari 34 DPW PKB. Sejak awal memang tidak ada pesaing yang berani muncul untuk menggoyang singgasana Cak Imin.

Sama halnya dengan PDI Perjuangan yang tak memiliki calon yang pantas untuk menggantikan Megawati Soekarnoputri. Meski isu kedua anaknya dianggap pantas, namun pilihan tetap jatuh kepada sang ibu. Kedua partai ini minim estafet kepemimpinan, apalagi partai bergambar banteng itu.

Padahal politik di Indonesia sudah terus berkembang, bahkan muncul partai yang mengaku milenial. Selain itu, regenerasi partai lain pun juga sudah dilakukan oleh partai politik lainnya. Megawati sendiri sudah memimpin partai selama 20 tahun, sedangkan cak Imin 14 tahun. Angka itu masih akan bertambah lima tahun lagi ke depannya.

Berbeda dengan salah satu partai senior yaitu Golkar, yang dimana mereka memiliki catatan sejarah belum ada Ketum menjabat dua periode. Meski kerap diterpa sejumlah permasalahan, soal estafet kepemimpinan Golkar terus menjalankan itu.

Serupa dengan ‘Beringin’, selama ini PAN memiliki tradisi ketua umum yang menjabat satu kali periode. PAN adalah satu-satunya partai yang memiliki keteraturan dalam sirkulasi kepemimpinannya.

Jika melihat era yang seperti ini, seharusnya partai yang sehat mampu menciptakan proses regenerasi yang baik. Agar lahir tokoh-tokoh lain dalam dunial politik di Inonesia. Namun jika ingin melakukan regenerasi juga jangan sampai menciptakan kembali tragedi ‘kursi terbang’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top