Artikel

Airlangga Jawab Soal DPP Golkar Dikuasai Ratusan Orang

Jakarta, (Ngompol) – Masih menghangat persaingan di bursa Ketua Umum Partai Golkar, kini ada isu yang menyudutkan Airlangga Hartarto. Dikabarkan, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menyuruh ratusan orang berseragam Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menduduki kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Nely, Slipi, Jakarta, Senin (19/8).

Ketum Golkar Airlangga Hartarto menepis isu soal pengerahan ratusan preman untuk menjaga kantor DPP Golkar. Airlangga menyebut kantornya ramai karena sedang ada kegiatan internal partai.

“Lagi ada acara internal,” jawab Airlangga singkat setelah mengikuti Muktamar V PKB di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8).

Diberitakan sebelumnya, Ratusan orang berseragam Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menduduki kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Nely, Slipi, Jakarta. Mereka bahkan melarang dan mengintimidasi kader Golkar yang hendak masuk ke DPP.

Pengurus DPP Golkar, Nofel Saleh Hilabi merasa kaget, mendapat laporan dari rekannya tak bisa masuk ke kantor Golkar. Padahal rekannya, ingin mengantarkan surat ke DPP Golkar.

“Kader kita ke sana mau ngasih surat, tidak boleh masuk, karena katanya harus ada tanda tangan ketua umum, ini kita enggak boleh anter surat, padahal itu kantor kita, DPP, itu dijaga preman-preman, ada 400 lebih 700 orang di dalam, ramai banget,” jelas Nofel, Senin (20/8).

Nofel juga menceritakan, beberapa kali kader Golkar ingin mengirim surat kepada Ketum Golkar Airlangga Hartarto untuk segera menggelar rapat pleno. Nofel mengungkapkan, sudah delapan bulan DPP Golkar tidak melaksanakan rapat pleno. Bahkan, evaluasi pasca Pemilu serentak 2019 saja juga tak digelar oleh Airlangga.

Saat ditanya soal sidang pleno kapan dilakukan, Airlangga hanya menyampaikan akan dilakukan nanti pada waktunya. “Iya nanti pada waktunya (Pleno), ini acara Muktamar PKB,” ujarnya berlalu pergi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top