Artikel

Soal Jatah, Golkar Terima Apapun Putusan Jokowi

Jakarta, (Ngompol) – Partai Golkar akan menerima apapun keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait posisi menteri dalam kabinet mendatang. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, persoalan posisi menteri merupakan hak prerogatif presiden dan terkait komposisinya sudah disampaikan bahwa 45 persen dari partai politik.

“Saya rasa memang hak prerogatif. Kabinet itu hak prerogatifnya presiden,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/8).

Menurur Airlangga yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian menilai, komposisi kabinet yang lebih banyak diisi oleh profesional dibanding dari partai politik, mirip seperti kabinet hari ini. “Ya itu kan mengacu mirip dengan periode sekarang,” tutur Airlangga.

Namun dirinya juga mengaku sudah mengetahui list yang didapat partai bergambar pohon beringin itu. Airlangga enggan membocorkan komposisi menteri untuk Partai Golkar.

“Tentu kalau yang namanya bocoran kayak ujian nasional ya sebaiknya tidak dibocorkan,” ujar Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8).

Airlangga menuturkan, Golkar punya banyak kader untuk berbagai kompetensi. Airlangga tidak ingin mendahului Jokowi. Dia menunggu pengumuman kabinet nanti. “Oleh karena itu, itu kita tunggu saja,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan komposisi menteri sudah terpenuhi. Kalangan profesional diberikan ruang lebih ketimbang partai politik di kabinet 2019-2024.

“Kabinet sudah final. Komposisi 45 persen parpol, 55 profesional,” ujar Jokowi saat bertemu pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, kemarin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top