Artikel

Megawati : Urusan Menteri Hak Prorogatif Presiden

Jakarta, (Ngompol) – Kabinet Jokowi-Ma’ruf mendatang dikabarkan akan diisi dengan sejumlah barisan muda. Kedua presiden dan wakil terpilih ini juga sudah memberikan sinyal terkait menteri muda.

Sebagai sosok yang berada di belakang layar, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri angkat bicara soal ini. Dia berpandangan, bisa saja menteri itu dari kalangan anak muda. Namun sebaiknya dipastikan memang bisa bekerja. Begitupun yang berusia tua namun berpengalaman dan bisa bekerja, tak seharusnya ditolak.

Namun, dia mengatakan seseorang itu disarankan minimal tahu soal DPR RI. Sebab di situlah tempat membuat undang-undang (UU), bertemu dan mengawasi mitra kerja, hingga memutuskan RUU bersama Pemerintah. Artinya, menurut dia, seorang muda itu paling tidak sudah harus belajar.

“Kalau tidak tahu proses bikin perundangan, bagaimana? Dan saya suka bilang, (jadi menteri) memang mau mejeng saja? He he. Saya tidak akan menyebut nama. Kita lihat, mereka-mereka yang tidak punya latar belakang di dalam proses menjalankan tata pemerintahan di republik ini, dia fail (gagal),” ujar Megawati.

Selain berbicara soal menteri muda di pemerintahan periode 2019-2024, Megawati juga sempat menyinggung soal urusan koalisi. Baginya semua keperluan kabinet diserahkan ke Jokowi. “Sama sekali saya menyerahkannya ke presiden,” katanya.

Menyangkut apakah koalisi di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan berubah, dia kembali menegaskan soal itu bisa ditanyakan ke Jokowi meskipun dirinya akan memberi masukan.

“Kalau untuk urusan itu, saya nanti akan ngomong, tapi tidak di sini,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top