Artikel

Gerindra dan Demokrat, Siapa Seharusnya Berterimakasih?

Jakarta, (Ngompol) – Sindir menyindir dalam dunia politik sepertinya hal lazim. Tidak hanya pernyataan yang tampil di media massa, bahkan media sosial pun sering terjadi. Alhasil hal itu membuat keadaan menghangat, seperti halnya perseteruan antara Ferdinand dan anggota Dewan Pembina Gerindra Mulyadi diawali karena cuitan politisi Demokrat itu.

Ferdinand dalam Twitter menyinggung, ada yang minta jatah menteri ekonomi, BUMN dan Perindustrian. Tuduhan itu yang membuat Mulyadi geram. Ferdinand merasa cuitannya tak perlu dipersoalkan. Dia pun mempertanyakan, kenapa merasa tersinggung dengan tulisannya di Twitter itu.

“Kalau dia merasa tersinggung berarti memang benar Gerindra yang minta, saya kan tidak menyebut Gerindra yang minta (menteri), kenapa merasa tersinggung, ada apa dengan mereka?” kata Ferdinand, Kamis (11/7).

Mulyadi merasa terusik oleh komentar-komentar sejumlah kader Demokrat yang kerap menyudutkan Prabowo dan Gerindra. Mulyadi menilai, mereka tidak punya etika sebagai sesama partai pendukung Prabowo-Sandiaga.

“Seolah sedang menjadi peserta beauty contest di hadapan juri koalisi pemerintah, padahal panggung kontesnya belum jelas dan jurinya masih asik berunding dengan peserta kontes yang sudah resmi, untuk peserta kontes tambahan belum dibuka atau bahkan mungkin tidak ada,” katanya di Jakarta, Rabu (10/7).

Padahal baginya Partai Demokrat harusnya berterimakasih pada Prabowo dan Partai koalisi pendukung 02. Karena sebelum pendaftaran capres, Demokrat menjadi peserta terakhir yang ikut daftar di barisan 02.

“Jadi berterimakasihlah Pada Pak Prabowo dan koalisi 02, walau politik adalah memperjuangkan kepentingan tapi etika tetap harus menjadi dasar dalam perjuangan, setidaknya sebagai cerminan moral, jadi hentikan statement dan tudingan spekulasi kepada Gerindra dan Pak Prabowo,” kata Mulyadi.

Namun Ferdinand menilai partainya tak layak mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto dan Gerindra. Ferdinand menilai, justru ketum Gerindra yang harusnya terima kasih kepada Demokrat.

“Tidak layak Demokrat berterima kasih pada Prabowo, justru Prabowo yang harusnya terima kasih pada Demokrat karena sudah bantu secara all out Gerindra dan Prabowo di dalam pencapresan kemarin,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top