Artikel

Calon Menteri Jilid II Harus Bisa Mengeksekusi

Jakarta, (Ngompol) – Presiden Jokowi menyerap aspirasi dari partai pengusungnya guna membentuk pemerintahan periode keduanya. Langkahnya sudah bertemu dengan sejumlah partai politik pendukungnya setelah ditetapkan sebagai pemenang 2019 ini dianggap wajar.

Dalam membentuk pemerintahan jilid II ini, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo mengatakan, Jokowi ingin memiliki menteri yang bisa mengeksekusi setiap program kerja yang direncanakan. Keinginan ini juga telah disampaikan langsung oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu. Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi adalah cerminan dari gaya kepemimpinan dirinya selama ini, yakni berorientasi pada aksi.

“Jadi intinya adalah bahwa kriteria yang disampaikan presiden itu menteri ini jangan pandai merencanakan, tapi juga mengeksekusi pekerjaan itu,” ujarnya.

Sementara itu politikus Golkar Mukhamad Misbakhun mengharapkan menteri nantinya yang berkaitan langsung dengan pajak pada kabinet mendatang benar-benar loyal dan memahami keinginan Presiden Joko Widodo. Pasalnya pajak sebagai kepentingan nasional harus ditangani secara serius demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Karena itu kita cari sebenarnya bukanlah orang-orang dipuji oleh luar negeri, reputasinya internasional dengan berbagai macam penghargaan, tetapi menteri yang loyal seratus persen kepada presidennya,” pungkasnya.

Baginya pertumbuhan ekonomi saja tidak bisa dijadikan patokan tentang meningkatnya kesejahteraan. Sebab, jika angka pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi kesenjangan merajalela berarti tujuan menyejahterakan seluruh warga negara tidak terwujud.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top