Artikel

Polemik Money Politics Dahnil Anzar dan Hasto Kristiyanto

Jakarta, (Ngompol) – Berbicara tidak berdasarkan fakta akan kerap dianggap sebagai hoaks ataupun fitnah. Hal ini kerap terjadi di seputar panggung politik. Kini Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Hasto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menebar fitnah.

Awalnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal masifnya praktik money politics di Aceh. Ia menyebut satu keluarga di daerah perkebunan karet di Aceh menerima Rp 1 juta dari lawan politik Jokowi-Ma’ruf Amin di Pemilu 2019.

“Ya kalau kita lihat sebenarnya Aceh itu sangat terbuka terhadap kepemimpinan Pak Jokowi-Ma’ruf Amin. Hanya kami melihat ada money politics juga yang masif. Keluarga di daerah perkebunan karet perkebunan sawit itu banyak yang menerima Rp 1 juta,” ujar Hasto di depan kediaman Megawati Soekarnoputri, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5) lalu.

Seperti diketahui, Jokowi-Ma’ruf kalah telak dari Prabowo-Sandi di Aceh berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei dan hasil sementara Situng KPU. Hasto kemudian menjelaskan, Jokowi banyak diserang fitnah di Aceh.

Ungkapan Hasto itu dianggap Dahnil sebagai fitnah, bahkan hal ini bisa sebagai berita bohong yang ditebar Sekjen PDIP itu. Dahnil mengatakan, hoax yang ditebar Hasto bakal tetap aman tanpa penanganan hukum.

“Mas Hasto menebar Fitnah kepada paslon Prabowo-Sandi, serta Rakyat Aceh. Hoax yg dia tebar akan tetap aman tanpa penanganan hukum sama sekali. Keadilan yg mahal. Kedzaliman yg telanjang dipertontonkan terus menerus,” ujar Dahnil lewat akun Twitter.

Tak mau dianggap memfitnah dan sebarkan hoax, Hasto mengklaim memiliki bukti untuk membenarkan pernyataannya. “Ada laporannya kok, nanti saya kasih nama yang melaporkan,” ujar Hasto, Minggu (12/5).

Bukti tersebut dikantongi tim kampanye Jokowi terkait adanya sekeluarga di perkebunan sawit di Aceh menerima uang Rp 1 juta. Selain itu, Hasto menemukan adanya fitnah yang diarahkan kepada Jokowi-Ma’ruf.

“Dari tim kampanye kami menerima itu, money politics di perkebunan kelapa sawit, kemudian perkebunan karet dan juga fitnah yang masif. Kalau fitnah, saya pas ke lapangan menemukan. Banyak fitnah di lapangan. Itu kan banyak dilakukan oleh mereka,” kata Hasto.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top