Artikel

Gerindra Mau ‘Usir’ Demokrat dari Koalisi

Jakarta, (Ngompol) – Keadaan tengah memanas di dalam Koalisi Adil Makmur. Selain harap-harap cemas hasil pilpres yang masih diungguli Jokowi-Ma’ruf, kini perpecahan diantara mereka kian santer, bahkan ada usir-mengusir di kubu 02 ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyarankan Partai Demokrat keluar dari koalisi partai pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto–Sandiaga Uno. Arif menyampaikan kepada Demokrat agar bersikap tegas apabila memang ingin keluar dari koalisi. Menurutnya, Partai Demokrat tidak perlu menunjukkan sikap ogah-ogahan dalam mendukung Prabowo–Sandiaga.

“Demokrat sebaiknya keluar saja dari koalisi Adil Makmur, jangan elitenya dan ketum kayak serangga undur-undur ya, mau mundur dari koalisi saja pakai mencla-mencle segala. Monggo keluar saja deh,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/5) lalu.

Spekulasi melorotnya elektoral pasangan nomor 02 itu juga disebutnya efek dari Partai Demokrat. “Wong enggak ada pengaruhnya menghasilkan suara Prabowo-Sandiaga kok selama ini. Malah menurunkan suara loh,” ujarnya.

Merespons hal ini, Sandiaga Uno mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyuono yang ingin mengusir Partai Demokrat dari koalisi pengusung Prabowo-Sandi.

Apalagi, menurut dia, keinginan Arief untuk mengusir partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya di koalisi.

“Saya sudah sampaikan, saya sangat menyayangkan, mengkritik tajam ucapan-ucapan, ungkapan-ungkapan seperti itu di bulan suci Ramadan karena itu tidak sesuai dengan kenyataan,” kata Sandiaga, di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng Jakarta, Minggu (12/5).

Meski begitu, Sandi mengaku koalisi yang ada di dalam pengusung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu tetap solid. Meski ada suara-suara yang menginginkan Demokrat tidak lagi di dalam.

“Kenyataan kami sangat solid, dan sudah dikonfirmasi para sekjen bahwa koalisi adil makmur solid dan ungkapan-ungkapan seperti itu adalah ungkapan-ungkapan yang bertentangan dengan semangat kita, semangat kebersamaan,” kata Sandi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top