Artikel

Polemik Puisi Fadli Zon “Doa yang tertukar”

Jakarta, (Ngompol) – Puisi politikus Partai Gerindra Fadli Zon berjudul ‘Doa yang Tertukar’ terus menuai kontroversi. Sejumlah kalangan menilai puisi tersebut menghina KH Maimun Zubair alias Mbah Moen.

Usai buat puisi itu, Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Khofifah Indar Parawansa meminta Fadli Zon segera meminta maaf. Gubernur Jawa Timur terpilih itu menilai, puisi tersebut menyakiti para santri yang sangat menghormati Mbah Moen.

“Saya berharap bang Fadli Zon berbesar hati untuk minta maaf. Itu akan sangat baik bagi beliau untuk saat ini,” ujar Khofifah seusai mengikuti 3 deklarasi 4.000 anggota JKSN Solo Raya di GOR Sritex Arena, Sriwedari, Solo, Sabtu (9/2) lalu.

Khofifah menyayangkan, konstelasi politik sering menimbulkan benturan. Sehingga para politikus terkadang mengeluarkan perkataan yang tak seharusnya diucapkan. “Berpolitik itu seharusnya saling menghormati, bukan saling menjelekkan orang lain,” tandasnya.

Sedangkan dari kalangan anak muda yang menyebutkan dirinya sebagai relawan milenial Jokowi-Ma’ruf, mengadakan diskusi dengan Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN), Ade Irfan Pulungan.

Ketua Umum Remaja Misbahul Ulum menyontohkan kasus puisi Fadli Zon yang menurutnya jauh dari contoh moral publik.

“Sebagai Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon harusnya sadar bahwa ia mewakili wajah rakyat Indonesia. Tidak layak bagi seorang pejabat publik menghina. Apalagi jika ditujukan kepada ulama sepuh yang dihormati semua kalangan seperti Mbah Moen,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tetap menolak meminta maaf terkait puisinya. Menurut Fadli, dirinya tidak bersalah soal puisi miliknya, sehingga tidak perlu meminta maaf.

“Tidak ada satu kata pun dari puisinya yang menyinggung Kiai Haji Maimoen Zubair. Puisi tersebut, ditujukan untuk kamu penguasa, Mbah Moen kan bukan penguasa. jadi sebaiknya isu itu jangan dipolitisir, jangan digoreng, jangan diplintir,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top