Artikel

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf menang 5-1 Dari Rivalnya

Jakarta, (Ngompol)- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait pertarungan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dengan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam enam kantong pemilih.
Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menjelaskan, mereka membagi enam pemilih yaitu pemilih muslim, minoritas, wong cilik, emak-emak, kaum terpelajar, dan milenial. Hasilnya, Jokowi unggul di lima kantong pemilih, dan Prabowo hanya menang di segmen pemilih kaum terpelajar.

“Dari enam kantong pemilih penting, dapat disimpulkan bahwa keunggulan Jokowi-Ma’ruf terhadap Prabowo-Sandi ini didasari dari keunggulan Jokowi-Ma’ruf di lima kantong pemilih,” kata Adjie di Kantor LSI, Jakarta Timur, Kamis (7/2).

Menurut dia, sekitar 85 persen jumlah pemilih beragama muslim. Di kantong pemilih muslim, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan dukungan 49,5 persen, sementara Prabowo-Sandi 35,4 persen. 15,1 persen pemilih muslim masih belum menentukan pilihannya.
Angka ini menurun 0,5 persen dari survei yang sama pada Desember 2018.

Meski kalah dari Jokowi-Ma’ruf, pemilih muslim yang memilih Prabowo-Sandi meningkat dalam lima bulan terakhir, meski kenaikannya hanya sekitar rata-rata dua persen tiap bulannya.

Di kantong pemilih minoritas, dengan populasi 15 persen pemilih, Jokowi-Ma’ruf mendapat dukungan 86,5 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya 4,7 persen dan 8,8 persen lainnya belum menentukan pilihan.
Hasil survei dalam lima bulan terakhir menunjukkan kenaikan dukungan yang melonjak untuk Jokowi-Ma’ruf dari kalangan pemilih minoritas.

Sementara itu, LSI mengkategorikan wong cilik berjumlah 50,3 persen dari total pemilih dengan pendapatan di bawah Rp 2 juta. Di kantong suara ini Jokowi-Ma’ruf lagi-lagi unggul dengan 58,4 persen, diikuti Prabowo-Sandi 24,7 persen.

Pada pemilih emak-emak, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan dukungan 57 persen, jauh meninggalkan Prabowo-Sandi yang mendapat dukungan 27,8 persen. 15,2 persen lainnya belum menentukan pilihan.

Di kategori pemilih terpelajar inilah yang berhasil diungguli Prabowo-Sandi. Pasangan ini meraih dukungan 44,2 persen, diikuti Jokowi-Ma’ruf 37,7 persen, dan 18,1 persen lainnya belum menentukan dukungan. Meski sempat turun di Desember 2018, tapi dukungan kaum terpelajar untuk Prabowo-Sandi kembali naik di Januari 2019.

Terakhir, di kalangan pemilih milenial dengan populasi pemilih 45 persen, Jokowi-Ma’ruf unggul di angka 52,6 persen. Sementara Prabowo-Sandi mendapat dukungan 33,8 persen, dan 13,6 persen lainnya belum menentukan pilihan.
Dalam survei itu juga ditunjukkan ada kenaikan milenial yang mendukung Jokowi-Ma’ruf setiap bulannya.

“Artinya jika dibuat skor dari 6 kantong tersebut, Jokowi-Ma’ruf menang 5-1 dari pasangan Prabowo-Sandi,” kata Adjie.

Survei ini dilakukan pada tanggal 18-25 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top